Perusahaan saat ini menghadapi lonjakan data yang meningkat dari berbagai arah: digital operations, real-time analytics, AI & automation, hingga integrasi multi-application. Di tengah kompleksitas tersebut, SAP HANA tetap menjadi salah satu platform inti yang memerlukan fondasi infrastruktur yang bukan hanya kuat, tetapi juga stabil, scalable, dan future-proof.
Di sinilah Lenovo ThinkSystem tampil sebagai solusi unggulan — memberikan performa kelas enterprise, sertifikasi resmi SAP, serta kemampuan scale-up/scale-out yang mampu mengakomodasi pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Artikel ini membahas mengapa Lenovo menjadi pilihan utama dalam optimasi SAP HANA dan bagaimana fitur skalabilitasnya memberikan dampak nyata dalam dunia operasional perusahaan modern.
SAP HANA membutuhkan resource besar — khususnya memory dan CPU — karena sifatnya yang in-memory platform. Lenovo memahami kebutuhan tersebut dan menawarkan arsitektur yang memungkinkan perusahaan melakukan ekspansi tanpa mengganti fondasi infrastruktur.
Perusahaan dapat memperbesar memory dalam satu arsitektur server, memberikan ruang lebih besar untuk menjalankan:
real-time analytics,
processing multi-modul SAP,
workload besar seperti S/4HANA,
query intensif,
Tanpa memperlambat performa.
Kemampuan ini mengurangi bottleneck pada pertumbuhan data dan memudahkan transisi jangka panjang tanpa downtime signifikan.
SAP HANA sangat bergantung pada performa CPU untuk menjalankan kalkulasi real-time. Lenovo ThinkSystem — terutama lini SR950/SR950 V3 ― menawarkan:
Memungkinkan:
proses data intensif,
batch processing yang lebih cepat,
konsolidasi workload SAP,
dan input-output volume besar tanpa penurunan performa.
Kapasitas CPU besar ini sangat relevan untuk perusahaan yang sedang menuju digital transformation dan ingin memperkecil latensi pada sistem ERP mereka.
Infrastruktur yang kuat saja tidak cukup. Perusahaan juga membutuhkan ketersediaan data yang stabil, terutama bagi sistem SAP yang menjadi pusat semua proses bisnis.
Lenovo ThinkSystem dirancang dengan arsitektur enterprise-class, termasuk:
failover otomatis,
node redundancy,
error-handling architecture,
serta surrounding system maturity untuk mencegah downtime.
Sistem SAP HANA di Lenovo dapat dikonfigurasi untuk mempertahankan uptime maksimal, memastikan operasional bisnis tidak terganggu — baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi incident.
Dalam era cyber threats, sistem korporat tidak hanya harus cepat, tetapi juga aman dan terproteksi dari risiko kehilangan data.
Lenovo mendukung solusi DR yang dapat diintegrasikan dengan landscape SAP perusahaan, termasuk opsi:
multi-site replication,
asynchronous replication untuk lokasi berbeda,
backup tercanggih yang kompatibel dengan arsitektur SAP,
hingga framework DR untuk pemulihan cepat.
Dengan DR yang terintegrasi, perusahaan dapat memastikan bahwa data tetap aman, dan sistem dapat dipulihkan dalam waktu cepat apabila terjadi failure.
Ada tiga alasan utama:
Lenovo telah diuji dan disertifikasi langsung oleh SAP melalui Certified & Supported SAP HANA Hardware Directory, memastikan kompatibilitas, stabilitas, dan performa optimal.
Dengan kombinasi scale-up hingga puluhan TB dan CPU core besar, Lenovo memastikan organisasi dapat berkembang tanpa mengganti platform.
High availability + DR terintegrasi menjadikan Lenovo sebagai infrastruktur yang aman dan kokoh untuk proses ERP kritikal.
Lenovo menawarkan fondasi yang kuat dan fleksibel untuk perusahaan yang ingin memaksimalkan kinerja SAP HANA. Mulai dari skalabilitas memory raksasa, CPU capacity yang besar, hingga ketersediaan data dan disaster recovery kelas enterprise — semuanya dirancang untuk memastikan sistem Anda:
✔️ Lebih cepat
✔️ Lebih stabil
✔️ Lebih aman
✔️ Lebih siap untuk pertumbuhan
SAP HANA + Lenovo ThinkSystem = Infrastruktur yang lebih cerdas dan masa depan yang lebih siap.